Senin, 05 April 2010


Aku masih batuk. Ini hari ketiga. Hawa di Manila sedang panas-panasnya, lembab, dan pendingin ruangan di beberapa tempat umum menyembur hawa dingin luar biasa. Badanku rupanya tidak terbiasa lagi dengan perbedaan kontras temperatur luar dan dalam. Jadi sesudah menghabiskan semangkuk anggur Jumat malam yang lalu, aku mulai batuk sejak bangun pagi di hari Sabtu. Tidak parah tetapi mengganggu dan mulai mengenai sistem pertahanan tubuh sesudah dua hari. Aku minum banyak vitamin C dan vitamin lain untuk antibodi. Pagi ini aku menyerah dengan tidur sebentar sesudah berkegiatan pagi dan hasilnya nyata, badanku terasa lebih enak.

Besok adalah hari pertamaku mengikuti kursus dasar permuseuman di Museum Nasional dekat kota tua Manila. Untunglah kursus dimulai hari Selasa sehingga aku bisa menghindari kemacetan hari Senin sesudah libur panjang paskah minggu lalu. Karena lokasinya, aku tetap harus menghadapi macet mulai besok sampai sembilan hari lamanya kursus. Manila mirip seperti Jakarta dan Bangkok dimana jarak dekat bisa ditempuh dalam jangka waktu yang panjang, apalagi jarak yang jauh seperti dari tempat tinggalku ini ke Museum Nasional. Aku tidak mau berkecil hati soal ini karena aku penasaran untuk menantang diriku kembali ke bangku sekolah. Sudah lama. Guru yogaku mengkonfirmasi kalau kita perlu direntang oleh kegiatan menambah pengetahuan untuk menyegarkan pikiran. Dia benar!

Beberapa hari ini aku sering mengunjungi toko buku. Buku karya penulis Filipina mulai menarikku gara-gara kenalan baruku di Ubud yang berdarah separuh Filipina banyak bercerita mengenai betapa menariknya karya orang Filipina. Dia banyak membaca mengenai negara tempat ayahnya berasal, aku salut. Seperti di Indonesia, buku karangan pengarang lokal dihargai sangat murah. Aku belum mulai membaca dua buku yang sudah aku beli. Malah aku mulai membaca buku karangan Obama yang konon bagus penulisannya. Aku baru membaca bagian awalnya dan setuju kalau dia pandai menulis. Aku selalu kagum pada kemampuan orang untuk menulis dengan baik terutama menulis mengenai masa lalunya dimana ingatan bisa datang dan pergi.

Aku tidak ada rencana bepergian hari ini. Lebih baik aku beristirahat untuk memulihkan kondisi badan. Kawanku juga sedang menderita sakit perut jadi tidak bisa berjumpa denganku hari ini. Yang seorang lagi sedang berada di Turki sampai sepuluh hari ke depan. Semua orang sibuk dengan urusan masing-masing.

Bila hidung bermasalah.